Sabtu, 31 Mei 2008

PERANAN PENTING TI DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau Information and ommunication Technology (ICT) kini
sudah merupakan suatu kebutuhan, bukan saja bagi kegiatan pendidikan, seperti kegiatan belajar-mengajar,
tetapi juga kebutuhan bagi kegiatan sehari-hari. Konsekuensinya adalah baik dosen, guru, tenaga
administrasi dan semua pelaksana pendidikan adalah sulit atau bahkan tidak bisa menghindari penggunaan TIK tersebut dalam melaksanakan tugasnya.

Bagi mereka yang tidak mengerti, tidak dapat dan tidak mampu memanfaatkan TIK dalam melaksanakan
tugasnya sehari-hari sering disebut dengan nama ’gaptek’ atau ’gagap teknologi’. Karena teknologi komputer kini (khususnya yang telah tersambung dengan internet) berperan sebagai alat bantu pendidikan, maka teknologi yang tersedia di komputer tersebut menjadi sumber materi dari semua mata pelajaran. Akibatnya, dosen atau guru harus memaksa dirinya mampu menggunakan teknologi komputer baik sebagai alat bantu maupun sebagai materi.

Kalau pada awal tahun 1980-90-an teknologi komputer hanya dimiliki dan dimanfaatkan oleh kalangan
tertentu, namun sekarang sudah tidak demikian lagi. Pemanfaatan komputerpun kini sudah menjadi kebiasaan pekerjaan para dosen, guru, mahasiswa bahkan para pegawai yang bekerja dibidang pendidikan.

Dengan demikian, pentingnya TI dalam kehidupan sehari-hari sudah tidak dapat lagi dihindar.

LINUX OPERATING SYSTEM


Perkembangan LINUX

Pada tahun 1991, Linus Torvalds, seorang siswa di universitas Helsinki, Finland, telah bekerja pada Minix. Linus Torvalds terkesan dengan kemampuan yang dimiliki operating system UNIX. Dia ingin membuat versinya sendiri dari opearting system UNIX dan akan meberikan versi tersebut kepada setiap orang secara gratis untuk digunakan. Torvalds kemudian membuat project tersebut, membuat source code untuk kernel, dan diberi nama LINUX. Kemudian kernel tersebut menjadi program utama pada operating system LINUX. Torvalds membuat kernel LINUX tersebut tersedia di internet.

Kernel LINUX telah digabungkan dengan GNU system, sehingga menghasilkan operating system yang sempurna. Operating system ini kemudian disebut GNU/Linux karena merupakan gabungan dari GNU system dan Linux sebagai kernel. GNU/Linux opearting system juga disebut sebagai Linux operating system.

Inti dari Linux system adalah Kernel. Kernel mengontrol resource (sumber) komputer dan membentuk sebuah interface antara user dan hardware.

Linux mengikuti open development model. Torvalds telah membuat source code kernel Linux tersedia di internet untuk dipelajari dan dirubah. Ini berarti bahwa versi pengenbangan Linux selalu terbuka untuk setiap orang. Untuk membantu user apakah mereka menggunakan versi Linux yang stabil, maka pola berikut digunakan:
  • Pada versi 1.x.y, dimana x adalah angka genap, maka ini merupakan versi Linux yang stabil.
  • Sebaliknya, jika x adalah angka ganjil, maka ini merupakan release beta (trial) dari Linux.
Linux memiliki official mascot - Linux penguin, yang disebut TUX, yang telah dipilih oleh Linus Torvalds untuk mengambarkan image yang dihubungkan dengan operating system yang dia buat.